Geliat Airlangga Gelar FGD Eliminasi TB Anak di Kecamatan Sawahan

Geliat Airlangga Gelar FGD Eliminasi TB Anak di Kecamatan Sawahan

SURABAYA, kanalsembilan.net - Geliat Airlangga menggelar forum group discussion (FGD) Eliminasi TB anak di kecamatan Sawahan Surabaya pada Jumat (10/11/2023) di Puskesmas Banyuurip Surabaya.
Priyo dari Dinkes Surabaya mengatakan, Ada banyak pihak yang ikut berupaya untuk Eliminasi TB anak di Surabaya, ada lembaga sosial fokus kepada pasien TBC yang sensitif obat, ada yang mengawal pemberian TPT atau terapi pencegahan tuberkulosis,  ada pula satgas TBC kecamatan dan kelurahan yang fungsinya adalah nanti akan memfasilitasi warga terkait dengan program tuberkulosis.
"untuk kasus anak cukup tinggi dimana saat ini sudah mencapai di angka 810, sedangkan target nasionalnya adalah diatas 980, untuk terapi pencegahannya saat ini untuk kota Surabaya masih jauh dari target nasional yang lalu juga di mana saja nasionalnya adalah 58% untuk kota Surabaya saat ini masih rendah," terangnya. 
Priyo mengatakan, harapannya dengan bersama-sama dari segi akademi dari segi Universitas dari pemangku wilayah, kemudian lembaga swasta kemudian adanya klinik puskesmas dan rumah sakit bisa bersama sama mengeliminasi TB.
Satgas dan lainnya juga berupaya menemukan kasus sebanyak-banyaknya dan segera di lakukan  investigasi kontak screening kepada kontaknya, kemudian juga ada pendampingan pengobatan pasien yang sensitif obat boleh pengawas obat yang dilakukan oleh kader satgas kecamatan, kemudian fasilitas program rutin.
Sementara Christian Yocanan, pengelolah program TBC dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengatakan, kasus TBC di Jawa Timur memang belum optimal untuk menemukannya, dari target kita sebenarnya adalah 93.000 kasus TBC yang kemungkinan ada di Jawa Timur, sudah  ditemukan sekitar 74.000, atau sekitar 74%.
 "padahal target minimal sebenarnya untuk sampai akhir tahun nanti yang ditemukan minimal adalah 90%, jadi kayak kita belum menemukan sampai 90% tapi harapan kami sampai akhir Desember nanti kemungkinan kita akan mencapainya," ujarnya.
Christian menjelaskan, untuk menemukan kasus TBC jangan terlalu dipikirkan kasus ditemukan positifnya, tapi ditemukan dulu orang-orang yang termasuk kriteria terduga TBC. Ciri daripada terduga TBC dewasa sebenarnya ada 8 kriterianya, seperti batuk lebih dari 2 minggu, nafsu makan turun sehingga berat badannya akan turun, demam lebih dari 2 minggu.
"Ini yang ciri yang nyata banget berkeringat pada malam hari," terangnya.
Ciri kelima, lanjut Christian, kadang-kadang dadanya sesak, nyeri untuk bernapas, keenam kadang-kadang ada darahnya, ketujuh badannya lemah letih lesu, cirinya yang ke-8 ada benjolan di leher atau di ketiak.
"Kami dorong ayo enggak usah terlalu dipikirkan kita targetnya tinggi tapi ayo cari saja ciri terduga orang itu kalau nyari ciri terduga itu mudah, karena apa untuk menentukan seseorang sakit TBC yang menentukan, bukan dokter bukan teman-teman semuanya yang menentukan alatnya nama alat untuk menurunkan di desa itu namanya TCM (tes cepat molekuler)," terangnya.
Menurut Christian, semua kabupaten kota punya alat ini, bahkan Surabaya ini punya paling banyak karena dia salah satunya beli sendiri," ungkapnya.
Menurut Christian, pemerintah sudah menyediakan obat secara gratis asal minum obat selama 6 bulan berturut-turut pasti sembuh. Jib