Sejenak Pagi: Muhasabah Diri

Sejenak Pagi: Muhasabah Diri Foto: Ilustrasi.

Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.
Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..
 
Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.
 
Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.
 
Karena itu,
jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.
 
Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat untuk mati tidaklah harus tua.
Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat untuk mati tidak pula harus sakit.
 
Teruslah berbuat baik... berkata, berfikir dan berbuat baik dan benar...!
Kritisi semua yang tidak baik pada diri dan sekitar, dengan cara yg baik dan benar.
 
Walau tak banyak orang yang mengenali kita, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan, dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan.
 
Semoga kita semua sekeluarga sehat dzohir bathin. Di beri Kekuatan Iman dan ketaqwaan. Istiqomah dalam kebaikan. 
Menjadi hamba yang Bahagia dan bersyukur selalu.
 
Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta'ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.
 
Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin
 
IG: sejenakpagi.official
(gwa).