PENGAMBILAN uang BIPIH oleh Calon Haji

PENGAMBILAN uang BIPIH oleh Calon Haji Foto: Ilistrasi.

*BIPIH* (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) 
Terdiri dari *DUA dana setoran* yaitu :
_1). Setoran Awal._
_2). Setoran Pelunasan._
 
PENGAMBILAN uang BIPIH oleh Calon Haji sesuai PMA 494 tahun 2020 ada *3 PILIHAN :*
 
1⃣ *Jika BIPIH diambil SEMUA-nya Rp 35.972.602,- (setoran Awal Rp 25 juta & setoran Pelunasan) :*
 
● Status Nomor PORSI Haji, dinyatakan HANGUS.
● Calon Haji dinyatakan MENGUNDURKAN diri.
● HILANG hak untuk berangkat haji tahun 1442H/2021M.
 
2⃣ *Jika BIPIH diambil HANYA uang PELUNASAN :*
 
● Statusnya MASIH MEMILIKI nomor PORSI.
● Meski setoran PELUNASAN-nya diambil, Calon Haji TIDAK kehilangan HAK-nya sebagai calon haji yang akan berangkat haji pada tahun 1442H/2021M”.
● Mereka nantinya akan MELUNASI kembali Bipih pada tahun 2021.
 
3⃣ *Jika BIPIH dana Setoran Awal & Setoran Pelunasan TIDAK diambil :*
 
● Boleh dan Aman tidak ada masalah. 
● Dana tersebut secara OTOMATIS disimpan di BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) status sebagai Lembaga negara.
● Nantinya Calon Haji mendapat NILAI MANFA'AT, yang akan dibayarkan kepada Calon Haji masing-masing, 30 hari sebelum keberangkatan haji pada tahun 1442H/2021M.
 
Monggo bs d infokan ke kelurga kita yang mau berangkat haji tahun ini...
(gwa).