Melihat Wanita Cantik yang Menarik Hati

Melihat Wanita Cantik yang Menarik Hati Foto: Ilustrasi.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pelajaran ke-198 :

اِذَا رَأَى اَحَدُكُمُ امْرَأَةً حَسْنَاءَ فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ اَهْلَهُ فَإِنَّ الْبُضْعَ وَاحِدَُ وَمَعَهَا مِثْلُ الَّذِيْ مَعَهَا

Apabila seseorang di antara kalian melihat wanita cantik yang membuatnya terpesona, maka hendaklah ia mendatangi istrinya, karena sesungguhnya budh'u (kemaluan wanita) itu sama, istrimu pun memiliki apa yang dimiliki oleh wanita cantik tersebut. (Riwayat al Khathib dari Umar ra)

Penjelasan:
Pandangan pertama tanpa disengaja, apabila seseorang melihat wanita cantik, tapi ia tidak mengikutkan pandangannya ke arah wanita itu pergi. Apabila wanita cantik itu menarik hatinya, maka hendaklah ia mendatangi istrinya untuk meredam pengaruhnya karena sesungguhnya pada istrinya terdapat pula apa yang dimiliki oleh wanita cantik itu.
 
Menyembunyikan pujian

اِذَا رَأَى اَحَدُكُمْ بِأَخِيْهِ بَلَاءً فَلْيَحْمَدِ اللّٰهَ وَلَايُسْمِعْهُ ذٰلِكَ

Apabila seseorang di antara kalian melihat cobaan yang menimpa saudaranya, hendaknya memuji Alloh (karena ia tidak tertimpa musibah serupa itu), dan janganlah memperdengarkan pujiannya itu (kepadanya). (Riwayat Ibnu Najjar dari Jabir ra)

Penjelasan
Disunahkan memuji kepada Alloh dengan membaca hamdalah sewaktu ia melihat saudaranya tertimpa musibah, tetapi dengan syarat tidak memperdengarkan kata pujiannya itu kepadanya, dan hendaknya hanya terdengar untuk dirinya sendiri. Apabila ia melakukan hal yang demikian, niscaya ia tidak akan tertimpa musibah yang serupa.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(gwa-uzc).