Komitmen Dengan Batik Banyuwangi

Komitmen Dengan Batik Banyuwangi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah. (ist).

SURABAYA-kanalsembilan.net

Industri batik berkembang pesat setelah PBB menetapkan sebagai budaya asli Indonesia. Ekspor meningkat, dan setiap kabupaten dan kota di Jatim memiliki ciri khas yang mencerminkan daerah tersebut.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengatakan batik memiliki banyak pilihan. Mulai dari warna yang ngejreng, kalem dan mencolok. Karena batik sangat cocok dipakai oleh masyarakat internasional, bukan hanya Indonesia.

“Saya melihat batik banyak dipakai masyarakat, khususnya wanita yang memiliki banyak model dan pilihan,” jelas Difi.

Sebagai orang Sumatera, dirinya sebelumnya tidak kenal batik. Setelah bertugas di Jatim, saya kenal banyak macam-macam batik. Banyak tahu tentang batik yang ternyata banyak pilihannya.

Dalam webinar tentang Eksotisme Batik Indonesia yang diadakan BI Jatim, Rabu (14/9/2020) desainer batik asal Banyuwangi Ach. Isyam Syamsi mengatakan batik memang banyak motifnya, dan setiap dasainer pasti memiliki ciri khas tersendiri. Khusus untuk dirinya sejak lima tahun lalu telah komitmen untuk menggunakan batik Banyuwangi.

Ada 40 jenis batik Banyuwangi yang dikembangkan, dan tentunya akan terus berkembang. Setiap model yang dirancangnya selalu menggunakan moti batik tersebut. Seperti Ketika menjadi pakaian resmi Putri Indonesia Jatim, atau ketika menjadi seragam resmi kantor. Seperti kantor BI yang telah memilih batik hasil rancangannya.(za).