Jangan Pilih Yang Tidak Hadir

Jangan Pilih Yang Tidak Hadir

Ada yang menarik pada acara Jula Juli Suroboyo yang diadakan di AULA PANCASiLA Gedung FH.UNAiR, Lt.3, Kampus B, Jl. Airlangga, Surabaya, MiNGGU, 16 Pebruari 2020.

Dari sembilan Bakal Calon Wali Kota (Bacawali), ada tujuh yang hadir. Cukup banyak, bahkan yang tidak hadir sudah minta izin ke panitia karena ada cara lain. Namun ada pula yang membatalkan acara yang telah dbuatnya. Seperti dr. Gamal Albisaid. Dia membatalkan acaranya, karena menghadiri acara yang digelar oleh panitia.

“Saya minta warga Surabaya untuk tidak memilih Bacawali yang tidak hadir pada hari ini,” kata Prof. Dr. Sam Abede Pareno, salah satu panelis pada acara Jula Juli Suroboyo.

Ajakan guru besar Unitomo dan seniman itu disambut tepuk tangan hadirin yang memadati Aula Pancasila. Hadirin sepertinya setuju dengan ajakan itu.

Menurut Prof.Sam Abede Pareno, yang hadir ini orang hebat. Orang yang siap berkorban membangun Suroboyo. Mereka pantas dipilih menjadi walikota Suroboyo. “Ayo kita pilih siapa yang paling pantas jadi walikoya Suroboyo,” ajak Prof. Sam.

Ketua panitia Jula Juli Suroboyo, Sila Basuki SH MBA, mengatakan Ruh acara ini adalah mempertemukan antara ASPiRASi (SUARA) RAKYAT dengan KETAJAMAN iNTUiSi ViSi AKSi para balon kandidat Walikota Surabaya. 

Di "panggung" inilah ditakar BENANG MERAH kedua pihak yang sama-sama ingin mewujudkan *"SUROBOYO iNDAMARDi"* - kota industri, dagang, maritim dan pendidikan - menjadi kota moderen yang BERKETUHANAN, BERBUDAYA dan BERADAB.  Apapun harapan rakyat bisa ditakarkan kepada para kandidat. Kami yaqin para kandidat waliboyo, bukanlah PENGECUT atau PECUNDANG. 

 

Tapi jujur, terus terang kami akan "buka meja" konvensi ini dengan cara TRADiSiONAL GUGUR GUNUNG, gotong royong *"JER BASUKi MAWA BEA"*, bahasa kerennya _crawdfunding_, bahasa Yogya : *"bantingan"*, alias urunan. Lhooo kok ?! (Apa Panitia atau Tim Komite gak cari sponsor ?!). Jawaban kami "gak njagakno ndoge blorok". Kenapa ? Agar semua merasa memiliki, acara KON-WALiBOYO (Konvensi Walikota Suroboyo) adalah *"panggung terbuka"* milik KANDiDAT sekaligus juga milik RAKYAT. Tentu, DONASi dari anggota dan SPONSOR halal hukumnya.

 

Kami coba berhitung, setidaknya ada 7 balon kandidat yang sudah SiAP HADiR, dan 5 NARA SUMBER serta 100 audiens ditambah 50 orang mahasiswa dan dosen serta 100 orang terdiri dari unsur advokat, jurnalis dan aktivis akan memeriahkan *#JULAJULiSUROBOYO* _diskusi ngudari perkoro_ (za).