Harga Cabe Bergerak Naik

Harga Cabe Bergerak Naik Harga cabe yang terus naik,(zainuddin).

SURABAYA-kanalsembilan.net

Musim hujan yang berdampak bencana banjir dan tanah longgsor mengakibatkan harga cabe rawit, cabe merah besar, maupun cabe merah keriting di berbagai pasar rakyat Jawa Timur khususnya di Surabaya fluktuatif cenderung naik.

Menurut data dari Siskaperbapo Disperindag Jawa Timur, harga cabe rata-rata untuk cabe rawit sebelumnya Rp 70.000/kg naik Rp 6.000/kg menjadi Rp 76.000/kg. Sementara  harga cabe merah besar keriting rata-rata Rp 54.000/kg dan cabe merah besar biasa Rp 62.500/kg.

Ketua Paguyuban Petani Cabe Indonesia Jawa Timur, Suyono saat dihubungi  mengatakan, pada musim penghujan tanaman cabe kurang bagus mengakibatkan harga cabe cenderung naik, baik pada cabe merah besar maupun cabe rawit merah dan cabe keriting.

Sementara persediaan cabe di pasar maupun di beberapa daerah sentra dan distributor cabe di Jawa Timur masih tersedia. Sedangkan untuk harga cabe merah keriting dan cabe merah biasa disentra cabe di Pare Kediri cenderung fluktuatif atau naik turun tergantung pasokan.

Menurut data harga cabe ditingkat distributor di sentra Kepung Pare dan Plosoklaten Kediri pada Jumat (24/1) fluktuatif stabil dengan harga, untuk cabe besar varitas gada saat ini Rp 49.000/kg naik Rp 7.000/kg yang sebelumnya Rp 42.000/kg dan cabe merah besar varitas imola Rp 46.000/kg naik Rp 6.000/kg yang sebelumnya Rp 40.000/kg. Cabe merah besar keriting rata-rata Rp 38.000/kg.

Sedangkan harga cabe rawit merah kecil varitas pusaka brengolo rata-rata Rp 65.000/kg, cabe rawit varitas sambi Rp 65.000/kg, cabe rawit varitas manu prenthul dijual dengan harga Rp 64.000/kg dan cabe rawit varitas ori Rp 66.000/kg. Harga cabe baik dipasar grosir dan pasar Surabaya sekitarnya fluktuatif cenderung naik, diharapkan harga cabe terus stabil meskipun pada musim penghujan. “Kenaikan harga cabe karena sebagaian cabe Jawa Timur dikirim kedaerah lain di Indonesia seperti Jakarta dan sekitarnya” ujar Suyono. (za).