GARIS LURUS vs GARIS BENGKOK

GARIS LURUS vs GARIS BENGKOK KH Luthfi Bashori

Oleh: Luthfi Bashori

Ada sebuah potongan video pendek yang isinya mengatakan, bahwa orang yang sangat alim itu tidak mungkin berada di Garis Lurus.

Statemen seperti ini tentu sangat membahayakan aqidah, karena mempunyai arti bahwa orang yang sangat alim itu tentu berada di Garis Bengkok.

Jelaslah tuduhan ini termasuk pelecehan terhadap para ulama yang alim dan istiqamah dalam berpegang Syariat.

Karena istilah Garis Lurus itu adalah bentuk lain dari Jalan Lurus, yang terdapat pada nash/ketentuan Alquran:

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.

Dan sungguh, inilah Jalan-Ku yang Lurus (Garis Lurus). Maka ikutilah! Jangan kalian ikuti jalan-jalan (lain) yang akan mencerai-beraikan kalian dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepada kalian agar kalian bertakwa.
(QS. Al-An'am: 153).

Di antara tafsiran ayat ini adalah sebagai berikut:

Katakan, marilah kuberitahukan kepada kalian, apa-apa yang diharamkan oleh Tuhan kalian, serta diperintah agar kalian setia berpegang teguh terhadap aturan-Nya. Yaitu (Syariat) sebagai Jalan (Garis) yang Lurus.

Maksudnya adalah jalan atau garis yang ditentukan oleh Allah, melewati ajaran Syariat agama-Nya yang diridlai bagi para hamba-Nya.

Lurus maksudnya adalah tegak dan tidak bengkok atau melenceng dari kebenaran Syariat, maka ikutilah oleh kalian ajaran yang masih berada pada Garis Syariat yang Lurus, sebagai amalan sehari-hari maupun sebagai pegangan hidup kalian.

Janganlah kalian mengikuti jalan-jalan lainnya, dan jangan condong kepada garis-garis selainnya pula, serta jangan pula mengikuti perilaku ajaran agama lain, seperti Yahudi, Nasrani (dengan ikut acara Natalnya), Majusi, serta penyembahan patung-patung, maupun ajaran kepercayaan lainnya, karena hal itu termasuk bid'ah yang sesat.

(Apalagi jika) hingga kalian (keluar dari Garis Lurus), maka akan tercerai berailah kalian dari jalan Allah, jikalau kalian mengikuti jalan-jalan lain atau garis-garis bengkok yang sesat.

Demikianlah yang diwasiatkan oleh Tuhan kalian, agar kalian bertaqwa dengan cara mengikuti jalan/garis Syariat nan lurus, jangan ikut pemahaman yang bengkok-bengkok karena jelas-jelas melanggar Syariat Allah.

gwa-keluarga-sip).