Akibat perkataan yang tidak disadari

Akibat perkataan yang tidak disadari Foto: Ilustrasi.

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pelajaran ke-277 :

Akibat perkataan yang tidak disadari

اِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللّٰهِ لَايُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللّٰهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، واِنَّ العَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالكَلِمَةِ مِن سُخْطاللّٰهِ لَايُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِى بِهَا فِي جَهَنَّمَ

Sesungguhnya seorang hamba mengatakan kalimat yang diridhoi Alloh, padahal tidak memperhatikan (tidak menyadarinya) Alloh tetap mengangkat berkat kalimat tersebut beberapa derajat (pahala) untuknya, dan sesungguhnya seorang hamba mengatakan kalimat yang dimurkai Alloh, sedangkan ia tidak memperhatikan (tidak menyadarinya), hal tersebut tetap akan menjerumuskannya ke dalam neraka. (Riwayat Ahmad)

Menilai seseorang jangan hanya melihat lahiriyahnya

اِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ عَمَلَ اَهْلِ الجَنَّةِ فِيْمَا يَبْدُوْ لِلنَّاسِ وَهُوَ مِنْ اَهْلِ النَّارِ، واِنَّ الرَّجُلَ  لَيَعْمَلُ عَمَلَ اَهْلِ النَّارِ فِيْمَا يَبْدُوْ لِلنَّاسِ، وَهُوَ مِنْ اَهْلِ الجَنَّةِ

Sesungguhnya seseorang mengerjakan perbuatan ahli surga seperti yang tampak di mata orang-orang, sedangkan hakikatnya dia termasuk ahli neraka. Dan sesungguhnya seseorang mengerjakan perbuatan ahli neraka seperti yang tampak di mata orang-orang, sedangkan kenyataannya dia adalah termasuk ahli surga. (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Tempat arwah orang-orang beriman

اِنَّ  اَرْوَاحَ المُؤْمِنِيْنَ فِي السَّمَاءِ السَّابِعَةِ يَنْظُرُوْنَ اِلَى مَنَازِلِهِمْ فِي الجَنَّةِ

Sesungguhnya arwah orang-orang yang beriman berada di langit yang ketujuh seraya memandang kepada tempat-tempat mereka yang berada di surga. (Riwayat ad Dailami melalui Abu Hurairah ra)

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

(gwa-uzc).