3 IRSYADAT DARI MURSYID AGUNG PANGERSA ABAH AOS

3 IRSYADAT DARI MURSYID AGUNG PANGERSA ABAH AOS Foto: Istimewa.

Berikut ini 13 Irsyadat dari Guru Agung Abah Aos Ra Qs yang disampaikan kepada Pembantu Khusus , Abah Jagat Al Khoolish Ph.D  saat menjalankan tugas di Madrosah TQN PP Suryalaya – Sirnarasa Eropa , untuk para Kyai , Mubaligh-Mubalighoh , Dai’-Dai’yyah , setiap Ikhwan wal Akhwat Pengamal TQN PP Suryalaya di seluruh penjuru dunia .
 
*1. Kyai / Muballigh / Da’i itu bukan plang petunjuk jalan . Menunjukkan jalan untuk orang lain , sedangkan dirinya diam tak kemana-mana .*
 
*2. Kyai / Mubaligh / Da’i itu bukan calo angkutan umum . Kerjanya hanya mengajak , menawarkan kepada orang lain untuk berangkat ke satu tujuan , tapi dirinya , tak sampai ke mana-mana , tetap saja diam di sana .*
 
*3. Menyampaikan ceramah , mengajak orang lain ke jalan yang benar , tidak harus nunggu diri bener dulu . Kalau nunggu bener kapan mau ngomongnya .*
 
*4. Yang wajib mendengarkan ceramah kita adalah telinga kita sendiri . Telinga kita diciptakan menghadap ke depan agar jadi yang pertama kali mendengar ucapan kita sendiri .*
 
*5. Ceramah jangan suka lama-lama . Kita ceramah bukan sekali .*
 
*6. Kalau sepulang ceramah , jangan langsung tidur . Laksanakan Amaliyah Malam dulu . Ngisi lagi . Ceramah itu diri kita habis terkuras , karenanya harus diisi lagi . Jangan besar pengeluaran daripada pemasukan . Diri kita jangan sampai minus , yang bisa mengganggu kesehatan fisik dan non-fisik .*
 
*7. Jangan menyampaikan ‘ilmu yang baru’ , ilmu yang belum dipakai , yang belum diamalkan . Sebaliknya , sampaikanlah ‘ilmu bekas pakai ,  ‘ilmu second ,’ yaitu ilmu yang sudah ‘lecek’ karena sering diamalkan . Mengapa? Karena… Bagaimana orang lain mau percaya lalu membeli , jika kita sendiri belum atau tidak pernah memakainya atau belum membuktikan oleh diri sendiri khasiat / manfaatnya .*
Alloh SWT berfirman :
 
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ
" Wahai orang-orang yang beriman ! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan ? "
 
كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
"( Itu ) sangat dibenci di sisi Alloh jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan ."
( QS. As-Shoff / 61 : Ayat 2 dan 3 )
 
*8. Sampaikan apa yang kita ingat saja . Sebelum ceramah ingatlah Guru . Ceramah jangan seperti orang kesurupan , menyindir ke sana kemari . Jika ada yang ceramah suka menyindir kiri-kanan , tinggalkan saja .*
 
*9. Jangan merasa pintar , tapi harus pintar merasa . Jangan mengaku pandai , tapi harus pandai mengakui agar pandai menerima .*
 
*10. Tugas kita semua mengenalkan Guru dan Ajaran yang sudah jadi Amalan mereka . Jangan suka menjual barang dagangan orang lain .*
 
*11. Jangan datang ke tempat Manaqib jika tidak punya ongkos pergi dan pulang* . (***
 
*12. Kalau datang ke tempat Manaqib jangan suka kepengan disuruh jadi imam , jadi penceramah , atau ditunjuk jadi petugas . Luruskan niat , untuk khusu’ bermakmum dan melaksanakan Khidmat Amaliyah .*
 
*13 . Jangan suka panjang angan-angan , berharap ingin dikasih , apalagi , berharap amplop tebal dari shohibul hajat . Karena sebelum datang pun amplop itu sudah rapat dilem .*
 
Demikian Petunjuk dari Pangersa Guru Agung , semoga dapat dijadikan panduan jalan .
 
Salam , Al Kholish Ph.D MSW 
-------------------------------------------------
 
*** ) *Ka para ikhwan-akhwat Abah nitip suku jeung beuteungna ( mubaligh / dai’ )*
*Kepada para ikhwan-akhwat , Abah titip …. “ Kaki dan perutnya ” ( mubaligh / da’i )*